Ngawi – kilasfakta.com, Pemerintah Desa Ngrendeng, kecamatan Sine, kabupaten Ngawi gencar melakukan pembangunan infrastruktur jalan desa. Hal ini dilakukan guna memberikan kelancaran dalam transportasi darat dengan membangun rabat jalan dan Talud di dusun Blibar RT 03 / RW 04.

 

Pembangunan di Desa agar bisa berjalan sukses, tentunya tidak lepas dari kesadaran seluruh warga masyarakat dan Pemerintah Desa untuk memiliki kebersamaan, rasa kesatuan dan gotong royong serta kekompakan didalamnya. Sehingga cita-cita, visi dan misi Pemerintah Desa Ngrendeng dapat terealisasi dengan maksimal. Yang mana kesemuanya itu bertujuan hanya untuk peningkatan taraf hidup dan perekonomian warga masyarakat Ngrendeng, agar sejahtera dan makmur.

 

“Pembangunan talud/TPT dan rabat jalan punya dampak positif untuk menunjang perekonomian warga masyarakat, utamanya di jalan desa pegunungan.”

 

Dalam aktivitasnya sehari-sehari warga desa Ngrendeng bisa lancar bila akses jalannya bagus. Mengingat desa Ngrendeng wilayahnya pegunungan, maka dari itu untuk pembangunan rabat jalan dan talud/TPT sangatlah penting guna mencegah terjadinya jalan ambrol/longsor. Karena jika terjadi kerusakan atau ada jalan yang ambrol, sudah pasti akan menghambat aktivitas pengguna jalan dan berdampak buruk pada perekonomian warga masyarakat desa Ngrendeng.

 

Pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) dan Rabat jalan, khususnya di Dusun Blibar RT 03 RW 04 ini dilakukan guna memberikan kelancaran transportasi dan untuk meminimalisir terjadinya tanah longsor atau mengikisnya bahu jalan yang ada di Dusun Blibar, karena jalan tersebut adalah jalan pertanian/perkebunan maka dilakukan penalutan jalan agar struktur tanah menjadi lebih kuat.

 

Joko Susanto selaku Kepala Desa Ngrendeng saat ditemui di kediamannya mengatakan, dilaksanakannya pekerjaan tersebut, untuk rabat jalan dengan skala prioritas, yang mana pelaksanaanya di dusun Blibar RT 03/ RW 04 dengan lebar 3 meter, Panjang 67 meter dengan volume 21,05 m3, dan untuk Talud panjang 62 meter dengan volume 33,03 m3, menyerap anggaran Rp. 77.241.000,- bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2021.

 

Adanya pembangunan infrastruktur jalan desa melalui rabat jalan, sebagai bentuk peningkatan ekonomi masyarakat setempat, yang mana masyarakat bisa maju dan berkembang dalam segala bidang. Baik itu pertanian,perdagangan dan lainnya. Dengan dibangunnya jalan desa saat ini untuk mempermudah akses masyarakat dalam melakukan aktivitas.

 

Tujuan dibangunnya akses jalan, juga untuk meningkatkan kebutuhan dasar fisik dan secara garis besarnya bisa dirasakan masyarakat secara berkelanjutan, karena dibangunnya akses infrastruktur jalan Desa di rt 03/ rw 04 ini, pembangunan rabat jalan dan talud (TPT) tidak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat, imbuh kades.

 

Rencananya pembangunan akan dikerjakan secara bertahap,dengan memanfaatkan kucuran bantuan program dari pemerintah. Mudah-mudahan pada tahun selanjutnya kami akan terus melaksanakan pembangunan berbagai sarana yang dianggap sebagai kebutuhan dan harapanya setelah adanya pembangunan rabat jalan dan talud tersebut bisa manfaat untuk masyarakat pengguna jalan dan kedepanya bisa meningkatkan ekonomi warga masyarakat. Khususnya warga desa Ngrendeng, dengan dampak peningkatan ekonomi yang lebih baik tanpa ada kendala jalan yang rusak, pungkasnya.

 

(Agus Cahyono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *