Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali BadrudinKetua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin

PATI – Kilasfakta.com, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bersama Badan Pusat Statistik (BPS) telah mencanangkan sekaligus menandatangani komitmen bersama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di halaman Setda Pati, Jumat (12/6/26) kemarin. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.345 petugas sensus dan ditujukan untuk memperoleh data riil dunia usaha sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.

Terkait hal  tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengaku sangat mendukung. Menurutnya, sensus ekonomi ini memiliki peran penting dalam menyediakan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan penguatan perekonomian daerah.

Menurutnya, sensus ekonomi merupakan salah satu instrumen strategis untuk memetakan kondisi riil dunia usaha, pelaku ekonomi, serta berbagai sektor produktif yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan data yang valid dan terpercaya, pemerintah akan lebih mudah menyusun program yang tepat sasaran.

“Kami mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pati. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Pati memiliki berbagai potensi ekonomi yang perlu terus dikembangkan, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perdagangan, industri kecil dan menengah, hingga sektor jasa. Karena itu, keberadaan data yang lengkap dan akurat menjadi sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan pemerintah.

Kader PDI Perjuangan itu juga mengajak masyarakat, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang menjadi responden agar memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan sensus ekonomi.

“Keberhasilan sensus ini sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Kami berharap seluruh responden dapat memberikan data yang jujur dan akurat sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi Kabupaten Pati,” tutupnya. (Adv)