PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Proyek pengecoran jalan kampung di Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Selatan yang dilaksanakan oleh CV. Brillian Bangun Berkah dengan nilai anggaran yang diperkirakan kurang lebih Rp.56.000.000,00 (Lima Puluh Enam juta rupiah) untuk dua proyek yang berbeda.

Pengecoran jalan yang hampir selesai di akhir tahun 2025 saat ini telah menjadi sorotan publik. Sebab, proyek pengecoran tersebut tidak disertai papan transparansi (Informasi Proyek) yang biasa diakses oleh masyarakat dan pengecoran dasar (Benol) yang diduga rusak akibat diguyur hujan, yang menyebabkan hasil pengecoran tersebut kurang maksimal.

Kota Pekalongan
Foto Pengecoran Dasar (Benole) Proyek Peningkatan Jalan di Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan

Dalam hal ini ada dugaan, bahwa pelaksana di lapangan dan konsultan pengawas lalai atau kurang teliti serta kurang tanggap pada cuaca saat ini. Sehingga, proyek pengecoran yang dikerjakan dengan cara buru-buru ini, terkesan asal jadi dan mengecewakan masyarakat penerima manfaat.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid), Romi dari dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperkim), saat dimintai keterangan oleh awak media melalui pesan whatsap, ia menjawabnya dengan singkat.

“Ini ngecor rigit e, B0 sudah selesai, hubungi Londo e saja, itu ada 2 lokasi, nilai anggaran 56 juta untuk 2 tempat”, jawabnya, pada Kamis (4/12/2025).

Pada hari yang sama, awak media berupaya mendapatkan keterangan lewat komunikasi melalui pesan whatsap ke pihak CV. Brillian Bangun Berkah. Londo, selaku wakil direktur mengakui, bahwa proyek pengecoran tersebut adalah pekerjaannya. “Yes atau iya”, jawabnya, pada Kamis (4/12/2025).

Oplus_131072

Hingga berita ini ditayangkan, pihak konsultan pengawas dan pihak terkait belum bisa dikonfirmasi. Mudah-mudahan kedepan proyek pembangunan di Kota Pekalongan diawasi lebih ketat oleh dinas terkait dan konsultan pengawas dari oknum-oknum kontraktor nakal yang mementingkan keuntungan diri sendiri. (Kf)

Exit mobile version