BALI – Kilasfakta.com, 17 April 2026, Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Muda dari Bapas Pekalongan yang dipercaya menjadi salah satu presenter dalam ajang internasional World Congress on Probation and Parole yang berlangsung pada 14–17 April 2026 di Bali.
Dalam forum bergengsi yang diikuti oleh para praktisi probation dan parole dari berbagai negara ini, PK Muda Bapas Pekalongan mengangkat tema mengenai implementasi pidana kerja sosial (community service) di Indonesia. Materi yang disampaikan menyoroti perkembangan kebijakan, tantangan pelaksanaan di lapangan, serta dampak positif pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan sosial.
Partisipasi ini menjadi bukti bahwa praktik pemasyarakatan di Indonesia, khususnya dalam bidang pembimbingan klien, mulai mendapat perhatian di tingkat global. Dalam presentasinya, dijelaskan bahwa pidana kerja sosial tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga mendorong reintegrasi sosial pelaku tindak pidana melalui kontribusi nyata kepada masyarakat.
Kegiatan World Congress on Probation and Parole sendiri merupakan wadah penting bagi para profesional di bidang probation dan parole dari seluruh dunia untuk saling bertukar informasi, pengalaman, dan pengetahuan. Forum ini juga menjadi ruang diskusi strategis dalam mengembangkan sistem peradilan pidana yang lebih efektif, inklusif, dan berkeadilan.
Keikutsertaan PK Muda Bapas Pekalongan sebagai presenter diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam komunitas internasional serta mendorong inovasi dalam sistem pemasyarakatan nasional, khususnya dalam penerapan alternatif pemidanaan berbasis masyarakat. (Kf)

