PATI – Kilasfakta.com, – Rencana pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR untuk membangun jalan tol Demak-Tuban yang juga bakal melintas di Kabupaten Pati disambut baik oleh Ketua DPRD Pati Ali Badrudin. Meskipun hingga kini belum ada tindak lanjut dan baru sebatas wacana. Ali berharap jika memang mega proyek itu nantinya benar-benar direalisasikan, akan berdampak positif terhadap perekonomian warga.
Pasalnya, masyarakat sekitar khususnya di Pati Selatan yang akan terdampak proyek tol bisa menjajakan produk-produk UMKM di rest area. Terlebih, diwacanakan ada dua exit tol yakni di Pati Kota dan di Juwana. “Kalau pemerintah pusat memang serius membangun jalan tol Demak-Tuban ini, saya kira ini akan sangat bagus. Selain arus transportasi lancar, di rest area ini juga bisa dimanfaatkan oleh warga,” harapnya.
Hanya dengan adanya satu akses yakni Pantura di Jawa Tengah bagian timur, Ali menilai masih kurang. Sebab, jalan Pantura yang saat ini menjadi akses satu-satunya di Pantura timur Jawa Tengah sering terjadi masalah sepeda banjir hingga kerusakan jalan yang banyak dikeluhkan oleh para pengemudi.
“Padahal sini itu pusat perekonomian Semarang-Surabaya via Pantura. Terutama di daerah pesisir ini, tol sangat dibutuhkan untuk memperlancar transportasi baik darat maupun laut,” kata Ali Badrudin.
Tentunya, besar harapan dari Ali Badrudin agar pemerintah pusat serius dalam membangun jalan tol Demak-Tuban yang nantinya melintas di Kabupaten Demak, Kudus, Pati, Rembang, hingga Tuban.
Paling tidak, pada 2024 ini, kata Ali, sudah ada sosialisasi terkait pembebasan lahan yang akan digunakan untuk membangun jalan tol.

