SRAGEN – Kilasfakta.com – Sejumlah pesilat dari Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menemui Muspika Kecamatan Sambungmacan Jumat (26/9/2025). Kehadiran mereka cukup mengejutkan karena belasan orang turut terlibat. Namun kehadirannya bukan untuk berkonflik, tapi sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah dan perguruan silat.

Paska selesainya dualisme di dalam tubuh Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di tingkat pusat. Dengan ditandai keputusan kementerian Hukum RI melalui surat nomor AHU – 000528.AH.001.07.Tahun 2025 tentang pengesahan pendirian perkumpulan setia hati terate. Langkah mereka disambut baik Camat, Kapolsek dan Danramil Sambungmacan.

Ketua Ranting PSHT Sambungmacan, Wardoyo menjelaskan langkah ini tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PSHT Muhammad Taufik, bahwa setiap ranting menjalin komunikasi dan sosialisasi. ”Kita sosialisasikan bahwa PSHT hanya satu dibawah kang mas Taufik, agar bisa diketahui aparat penegak hukum,” ujarnya.

Setelah ini, juga akan bersilaturahmi dengan para kepala desa. Langkah ini juga dilakukan pengurus ranting kecamatan yang lainnya. Sehingga sosialisasi menyeluruh.

Sementara itu, Sumardi selaku ketua Pusat Pendidikan Latihan (Pusdiklat) Ranting Sambungmacaan menjelaskan agar padepokan yang ada di sambungmacan untuk dikelola PSHT dibawah kepemimpinan Muhammad Taufik yang memiliki legalitasa. Lantas pihaknya mengajak semua untuk “nyawiji” atau bersatu.

”Sudah ada surat untuk nyawiji dari tingkat pusat sampai bawah, Kalau mau kami berterima kasih. Kalau tidak mau kami meminta mereka untuk keluar,” ujarnya.

Lantas untuk pengelolaan asset PSHT, bukti legalitas sudah menjadi hak mereka. Dengan bukti itu, pihaknya mengurus secara hukum legal untuk memproses. ”Kami tetaap koordinasi dengan biro hukum pusat,” bebernya.

Sementara Camat Sambungmacan, Budi Santoso menerima dengan baik kehadiran para pesilat. Secara Pihaknya menerima informasi dan sosialisasi terkait legalitas berdasarkan surat tembusan pada momentum silaturahmi ini.

Secara umum pihaknya menghimbau semua perguruan silat di Sambungmacan untuk bersinergi dengan baik dan menjadi solusi segala permasalahan di wilayah kecamatan Sambungmacan ini. ”Pencak silat ini sudah ada wadahnya, FKPPS. Kedepan lebih punya pemberdayaan pada masyarakat,” ujarnya.

(Wahono/Hs)

Exit mobile version