SEMARANG-Kilasfakta.com, Info Kejadian Semarang (IKS) menggelar Diskusi Tanya Jawab (Podcast) dengan Dalang Utama Media Informasi Kota Semarang (MIK SEMAR) pada hari Rabu (9/12/2020) di Kantor Satu pintu Semarang. Pada kesempatan itu dihadiri oleh Dalang Utama MIK SEMAR Rahmulyo Adi Wibowo.

Media Informasi Kota Semarang atau dikenal dengan sebutan MIK SEMAR merupakan media sosial terbesar di Kota Semarang yang mewadahi warga kota Semarang untuk berbagi Informasi diantara warga Semarang tentang Peristiwa, Kegiatan, Lomba, Hiburan, Sejarah, Event, dan sebagainya di Kota Semarang untuk dipublikasi secara umum.
.
Dengan management yang terukur dan tersistem, membuat MIK Semar disegani oleh warga Kota Semarang

Disegani karena memiliki anggota aktif yang hingga saat ini mencapai 427 ribu lebih dan tidak sembarangan informasi bisa masuk ke MIK Semar karena harus melewati sedikitnya 80 admin yang menyeleksi.

“Informasi apapun yang masuk ke MIK Semar akan memiliki dampak, baik positif maupun negatif,” ujar Rahmulyo Adi Wibowo selaku Dalang Utama MIK Semar.

Sebagai contoh, beberapa kali informasi orang hilang, keluarga sudah melaporkan ke polisi tapi tidak juga ketemu, tapi begitu terposting di MIK Semar, hanya hitungan hari orang tersebut diketemukan.

“Kasus terakhir yang di posting adalah soal konsumen taksi online nakal, setelah viral di MIK Semar dan media online mainstream, hanya sehari, konsumen nakal itu meminta maaf secara resmi di kantor taksi online,” ucap Rahmulyo

Masih banyak lagi informasi-informasi yang membuat masyarakat terbantu, yang jualan online menjadi laku dan bahkan memiliki banyak pelanggan.

Karena aktifnya anggota MIK Semar dan untuk menjaga kondusifitas Kota Semarang, tidak semua informasi bisa masuk ke MIK Semar karena ada seleksi yang super ketat.

Dalang Utama MIK Semar, Rahmulyo Adi Wibowo, mengatakan saat ini pengelola yang menyeleksi informasi berjumlah 80 orang yang berperan menjadi admin.

“Saat ini kita memiliki 80 orang punggawa yang bertugas menyeleksi informasi-informasi sebelum terposting di MIK Semar, ini untuk menjaga supaya informasi yang terposting memang benar-benar informasi dan bukan Hoax,” ujar mantan Ketua KIP Provinsi Jateng ini.

Bahkan lanjut laki-laki yang aktif dibeberapa organisasi ini, pihaknya membuat aturan yang tegas terhadap para punggawanya.

“Kalau ada informasi yang tidak layak tapi lolos, saya akan memberikan sanksi kepada punggawa yang meloloskannya, sanksinya mulai dari penonaktifan sebagai admin sampai dikeluarkan dari jajaran punggawa,” tegasnya

Diakui Rahmulyo, MIK Semar yang berdiri sejak 2015 ini menjadi acuan informasi masyarakat Kota Semarang bahkan para pejabat Kota Semarang selalu mengamati perkembangan informasi melalui MIK Semar.

“Banyak juga pejabat yang keberatan jika kebijakannya dikritik melalui MIK Semar dan meminta tolong untuk dihapus postingannya, tapi informasi yang sesuai fakta dan data, jika sudah masuk ke MIK Semar tidak bisa dihapus meski pejabat yang meminta,” tandasnya RAW lagi.

Rahmulyo menyatakan, MIK Semar tidak hanya sebagai grup media sosial, tapi sebuah organisasi yang bergerak diberbagai bidang baik sosial, kemanusiaan, bencana, peristiwa dan lainnya.

Maka dari itu pihaknya membentuk berbagai divisi seperti MIK Semar Sigap, Rumah Donasi, Donor Darah Mik Semar dan lainnya. Untuk memperlancar program kegiatan dan mempermudah koordinasi, pihaknya membentuk koordinator wilayah (korwil) di 16 kecamatan.

“Saat ini kita memiliki 16 korwil di 16 kecamatan di Kota Semarang. Masing-masing korwil memiliki program unggulan,” pungkas Rahmulyo#purbledek's

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *