PATI-Kilasfakta.com, Layaknya kepompong yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu yang indah, kiranya kiasan tersebut tepat disematkan kepada MA Ihyaul Ulum. MA Ihyaul Ulum terus berbenah menjadi madrasah yang unggul dalam segala aspek. Sekolah berbasis islami ini terus berbenah demi mewujudkan sarana pendidikan yang benar-benar memiliki prestasi dengan berbagai dedikasinya.

Selain terus meningkatkan infrastruktur penunjang kegiatan belajar mengajar, kini MA Ihyaul bertranformasi menjadi madrasah yang bayak menorehkan prestasi baik prestasi di bidang akademik maupun non akademik. Hal ini terbukti hanya dalam kurun waktu dua bulan. MA Ihyaul Ulum berhasil mendapatkan 256 medali.

Ali Mochtar, S.Ag,. M.Si, kepala MA Ihyaul Ulum Wedarijaksa kepada Kilasfakta.com membenarkan adanya peraihan prestasi tersebut. Bahkan, menurut Ali, di beberapa olimpiade yang diikuti, MA Ihyaul Ulum berhasil menyabet 2 kali juara umum sebagai sekolah dengan peraih medali terbanyak. “Alhamdulillah, MA Ihyaul Ulum dua kali dinobatkan sebagai peraih juara umum sebagai sekolah dengan peraih medali terbanyak,” terang Ali Mochtar.

Menurut Ali, perkembangan dan kemajuan MA Ihyaul Ulum ini tidak lepas dari keaktifan sekolah dalam menfasilitasi serta mendukung prestasi siswa khususnya peran serta dewan guru pembimbing dalam membimbing siswa-siswinya. “Bahkan di penghujung akhir bulan Februari ini, salah satu siswa MA Ihyaul Ulum berhasil masuk babak final sinematografi yang diadakan ITAATS,” lanjut Ali.

Lebih lanjut, Ali Mochtar mengaku sangat mengapresiasi terhadap semangat siswa – siswi MA Ihyaul Ulum dalam mengembangkan potensi yang dimiliki, baik potensi akademik maupun non akademik. Hal ini, lanjut Ali, terbukti dengan diadakannya bimbingan intens bagi siswa – siswi yang akan berlaga dalam ajang olimpiade yang akan diikuti serta memfasilitasi penuh kegiatan olimpiade untuk para siswa-siswi MA Ihyaul Ulum.

“Keberhasilan MA Ihyaul ulum dalam melejitkan prestasi siswa-siswinya ini, juga mendapatkan respon positif dari Kepala Kankemenag Kabupaten Pati, Drs. H. Ali Arifin, MM,” pungkas Ali. (Woko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *