PEMALANG – Kilasfakta,com, Sekolahan Menengah Pertama ( SMP) PGRI 5 berlokasi, di Jalan Raya Petarukan, Kecamatan Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah,

SMP ini sudah Terakreditasi “A” dikelola langsung oleh YPLP MD Jawa Tengah, gedung sekalahannya sangat memadai mempunyai 14 ruangan yakni 12 ruangan siswa, 1 ruangan Kantor Tata usaha’ dan 1 Kantor ruangan kepala sekolah, guru didiknya sudah berpengalaman dibidang kurikulumnya dan meluluskan siswa-siswi berprestasi serta lulusan siswa-siswinya mudah diterima disekolahan Negeri mana saja yang ada di kabupaten Pemalang.

Pada Ajaran 2021 SMP PGRI 05 membuka pendaftaran siswa baru dengan sistem aplikasi online dan manual.

Kemudian SMp PGRI 05 Kuata didiknya untuk siswa baru disediakan 4 ruangan Kelas.

Di SMP PGRI 05 Petarukan salah satu sekolahan swasta yang sudah bisa bersaing dengan sekolah-sekolah Swasta maupun sekolah Negeri yang ada di Kabupaten Pemalang. Bersaing dalam bidang prestasi Siswa, prestasi dalam bidang estrakulikuler dan lainnya.

Dalam Temu bincangnga pada Sabtu ( 10 /7) di ruangan kerjanya dengan awak media Casmadi S.pd, M.pd kepala sekolah SMP PGRI 5, Menyampaikan, per tanggal 10 hari ini kegiatan mengajar masih tahap liburan semestaran.

kemudian pada penerimaan siswa baru pada ajaran 2021 kami dan semua sekolah swasta mana saja untuk penerimaan siswa baru mengalami kesulitan terbukti pada ajaran baru kali ini di sekolahan kami menyediakan 4 ruangan kelas ternyata hanya 3 ruangan yang terisi siswa, 1 ruangan kosong, itupun tidak mencapai target yang kami inginkan hanya terisi 30 siswa saja perkelas.

dari terisinya siswa 3 ruangan itu kami bersama guru melakukan dengan sistem manual dan melakukan jemput bola kesekolah-sekolahan Dasar.

Kendala sulitnya sekolah swasta memperoleh siswa disebabkan karena guru-guru sekolah dasar mendaftarkam secara langsung melalui aplikasi online kesekolahan -sekolahan SMP Negri.” Papqr Casmadi.

Terkait Tatamuka, Kami ketahui sebelumnya pada ajaran baru 2021 yang akan dimulai pada tanggal 12 juli akan mengadakan tatap muka,

tetapi dari Disdik program tatap muka di batalkan karena pandemi yang belum selesai di Kabupaten Pemalang.

Dengan keadaan masih pandemi dari pihak Dinas terkait untuk sementara waktu menunggu keadaan stabil kegiatan mengajar dengan siswa dikembalikan lagi dengan mengunakan Daring,” imbuhnya.

Kami berharap pandemi di Kabupaten Pemalang cepat selesai dan kedepan kesekolahan kami bisa mengadakan pembelajaran tatap muka.

Pembelajaran tatap muka ini sangat di tunggu-tunggu oleh semua guru -guru pengajar, wali murid dan siswa, ” ungkapnya. ( Rudiono ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *