Oplus_131072

PATI — Kilasfakta.com, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan bahwa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah pusat. Hal tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja di Gedung Korpri Pati, Senin (17/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas nasional yang difasilitasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, sejumlah anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha.

Bandang, yang juga kader PDI-Perjuangan, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mempercepat implementasi MBG. Menurutnya, perbaikan gizi anak sejak dini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi unggul dan sehat.

“Indonesia yang kuat di masa depan dimulai dari anak-anak yang sehat. Kita semua, termasuk sektor swasta, harus turut berperan,” ujar Bandang. Ia mendorong pelaku usaha lokal untuk berkontribusi dalam bentuk donasi bahan pangan, pengolahan makanan bergizi, maupun distribusi.

Sementara itu, Edy Wuryanto menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Pati. Ia menegaskan bahwa program MBG adalah gerakan nasional untuk memutus mata rantai stunting dan meningkatkan kualitas generasi muda.

“Ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi strategi untuk menurunkan ketimpangan sosial dan meningkatkan kecerdasan anak bangsa,” tegasnya.

Sosialisasi ini ditutup dengan diskusi interaktif yang menyerap berbagai aspirasi dari peserta. Banyak pihak berharap program MBG segera terealisasi, mengingat dampaknya yang luas terhadap ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.

Program MBG ditargetkan menjangkau puluhan ribu anak dan dijadwalkan berjalan penuh mulai 2026. Di Pati, pemerintah daerah bersama DPRD dan BGN tengah menyusun skema pelaksanaan yang inklusif dan berkelanjutan. (KF)

Exit mobile version