Jumiatun, S.Pd.SD

Guru SD Negeri Pucakwangi 03 Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati

Tingkatkan Hasil Belajar PPkn Melalui Media Pohon Pintar

 

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki misi penting dalam membina nilai, moral, dan norma secara utuh dan berkesinambungan (Aji, 2013:31). Muatan pembelajaran PPKn mengintegrasikan filsafat, nilai, dan moral Pancasila dengan tuntutan psikopedagogis dan sosio-kultural warga negara dalam konteks pembudayaan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI (Winataputra, 2016:23). Tujuan umum pembelajaran PPKn adalah untuk mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang cerdas dan baik. Dalam upaya mewujudkan tujuan tersebut, guru perlu memiliki pemahaman holistik.

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh siswa SDN Pucakwangi 03, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati adalah hasil belajar siswa yang belum mencapai angka minimal daya serap yang ditentukan. Siswa menganggap bahwa muatan pelajaran PPKn sulit, dan permasalahan dalam pembelajaran PPKn adalah kurangnya inovasi dalam penggunaan media yang kurang diminati oleh siswa. Media yang digunakan masih sederhana, monoton, dan membosankan, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil pengamatan, penulis mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menggunakan media pohon pintar untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Media Pohon Pintar adalah media berupa pohon yang berisi informasi tentang materi suatu mata pelajaran. Dalam perancangan desainnya, mengacu pada 5 unsur menurut Smaldino (2011:78-86), yaitu pengaturan, keseimbangan, warna, kemudahan dibaca, dan daya tarik. Dalam media Pohon Pintar, siswa dilatih untuk menyimpulkan materi dan membuat soal sendiri berdasarkan materi yang diajarkan. Mereka juga dilatih untuk bekerja sama dan saling bertukar soal untuk dijawab dan didiskusikan bersama. Materi dan soal ditulis di daun-daun Pohon Pintar yang terbuat dari kertas yang dibentuk dan diberi warna untuk tampilan yang menarik.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat media Pohon Pintar adalah batang pohon yang bercabang, pot bunga, semen, kertas asturo aneka warna, gunting, benang, lem, dan pisau. Berikut langkah-langkah pembuatannya: 1) Pilih batang pohon yang memiliki banyak cabang, 2) Bersihkan kulit batang pohon dengan pisau, pasang pohon tersebut di pot, dan lapisi bagian atas pot dengan semen, 3) Siapkan kertas asturo warna-warni dan bentuk sesuai keinginan, 4) Lubangi kertas tersebut dengan paku, 5) Tulis rangkuman materi pada daun-daun tersebut, 6) Gunakan benang untuk mengaitkan daun-daun ke ranting pohon, 7) Setelah semua daun dipasang, media Pohon Pintar siap digunakan dalam pembelajaran.

Kelebihan media Pohon Pintar adalah: 1) Memudahkan guru dalam mengeksplorasi kemampuan anak dalam memahami materi, 2) Meningkatkan kreativitas anak dalam belajar, 3) Mendorong siswa untuk mencari informasi dalam pembelajaran, 4) Menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan, 5) Siswa menjadi lebih aktif dalam menggunakan media Pohon Pintar.

Setelah penulis menggunaan media pohon pintar pada muatan pelajaran PPKn KD 3.3 Menelaah keberagaman sosial budaya masyarakat di kelas V SDN Pucakwangi 03, terbukti sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai belajar diatas KKM yang ditentukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *