PATI – Kilasfakta.com, Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pati tahun 2026 tidak hanya ketat, tetapi juga mengedepankan transparansi. Seluruh nilai peserta kini dapat diakses melalui aplikasi Transparansi Paskibraka.
Kepala Badan Kesbangpol Pati, Niken Tri Meiningrum, menyampaikan bahwa sistem ini memungkinkan peserta memantau hasil seleksi secara terbuka. Hal ini menjadi bagian dari komitmen menjaga objektivitas proses seleksi.
“Nilai peserta kami input ke dalam aplikasi, sehingga bisa dilihat langsung oleh masing-masing peserta,” ujarnya.
Seleksi sendiri diikuti oleh 307 siswa dari SMA, SMK, dan MA dengan rentang usia 16 hingga 18 tahun. Setelah melalui berbagai tahapan, mulai dari tes intelegensi umum, kesehatan, hingga parade, jumlah peserta tersaring menjadi 66 orang.
Selanjutnya, mereka mengikuti seleksi lanjutan berupa PBB, kesamaptaan, dan kepribadian. Proses ini melibatkan unsur TNI, kepolisian, PPI, serta tenaga ahli seperti psikolog dan akademisi.
Dari seluruh tahapan tersebut, akan dipilih 25 putra dan 20 putri sebagai Paskibraka Kabupaten Pati. Dua peserta terbaik juga berkesempatan maju ke tingkat provinsi.
Para peserta yang lolos akan menjalani pelatihan intensif dan masa karantina menjelang peringatan HUT RI pada 17 Agustus 2026, di mana mereka akan mengemban tugas sebagai pengibar bendera pusaka. (Red)
