Pusat STEM SD Kedunguter DemakPusat STEM SD Kedunguter Demak

DEMAK – Kilasfakta.com,  STEM sebagai pendekatan pembelajaraan saat ini banyak diterapkan dalam dunia pendiidkan di negara-negara maju seperti USA, Jepang, Singapura, Cina dan beberapa negara lain. Saat ini STEM mulai dikembangkan di Indonesia.

Sebagai salah satu tindak lanjut Workshop STEM pada INSPIRO tahun 2023, Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Muria Kudus (MPD-UMK) mengembangkan pembelajaran dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering and Math) pada beberapa sekolah dasar di 4 Kabupaten, yaitu Kabupaten Kudus di SD 2 Jojo dan SD 3 Adiwarno, Kabupaten Jepara di SDN 1 Bandungharjo, Kabupaten Pati di SDN Karanglegi 01, dan Kabupaten Rembang di SDN Baturno dan SDN Wonokerto 02 serta Kabupaten Demak.

Arifah Rahma Prihatini, S,Pd, salah satu guru di SD Kedunguter dan Siti Muhanik dari SD Tugu Lor Karanganyar Demak melakukan open class kelas V dengan menerapkan STEM-PjBL (project based learning) dengan materi tentang budaya daerah. Dalam pembelajaran anak-anak belajar warisan budaya daerah seperti masjid agung Demak, makan Sunan Kalijaga, aneka makanan dan minuman seperti jamu coro dll. Dalam memahami warisan budaya daerahnya tersebut diintergrasikan dengan STEM dan selanjutnya dibuat projek Chromebook tentang sejarah warisan budaya Demak. Siswa senang dan aktif dengan pembelajaran yang dilakukan guru dan menanti projek pembelajaran berikutnya.

Kepala sekolah SD Negeri Kedunguter, Akhmad, S.Pd.SDa menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan terimakasih telah diberi kepercayaan menjadi Pusat STEM oleh MPD-UMK dan akan mendorong guru -guru untuk menerapkan dalam pembelajarannya.

Dr. Sri Utaminingsih, M.Pd, sebagai Kaprodi MPD- UMK menyatakan bahwa sebagai prodi yang terakreditasi Unggul terus berinovasi dengan program-program unggulan sehingga pengembangan STEM ini akan ditindaklanjuti dengan mengikuti STEM Leardership di Jepang dan Singapura oleh dosen, mahasiwa serta guru yang berminat.

Dr Utami berharap segenap civitas akademik MPD-UMK untuk terus berikhtiar mengembangkan diri dan perannya dalam berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indoensia. Saat ini mahasiswa MPD 98% adalah dari kalangan guru-kepala sekolah-pengawas-praktisi pendidikan sehingga diharapkan mereka akan menjadi agen-agen perubahan-kemajuan diinstitusinya masing-masing. (KAM).

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version