Kota PekalonganWalikota Pekalongan H.A. Agzan Arslan Djunaid ketika memberi tanggapan tentang kericuhan Aksi May Day di Jateng

PEKALONGAN – Kilasfakta.com, Walikota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid menyayangkan aksi ricuh May Day di depan kantor Gubernur Jawa Tengah, pada Kamis, 1 Mei 2025. Tapi, Pemerintah Kota Pekalongan menyakini bahwa investor tetap aman berinvestasi di Jawa Tengah.

“Saya mewakili Gubernur Jawa Tengah berharap agar kericuhan tersebut tak terulang di masa mendatang, karena bisa berdampak pada investasi”, ungkap Walikota Pekalongan, pada Sabtu (3/5/2025).

Oplus_131072

Pada saat aksi May Day telah terjadi kericuhan yang diduga disusupi kelompok Anarko. Kondisi itu dinilai bisa mempengaruhi ketertarikan investor dengan Jawa Tengah. Beliau pun mengecam aksi kericuhan tersebut.

Beliau menambahkan, dalam menerima aspirasi para buruh, Pemerintah Pusat hingga daerah telah terbuka untuk berdialog. “Semua aspirasi buruh sudah kita terima, mulai dari pelaksanaan mayday hingga penentuan UMR”, imbuhnya.

Oplus_131072

Pasca kericuhan pada May Day 1 Mei 2025, Pemprov Jawa Tengah memastikan keamanan dan kenyamanan para investor yang ingin berinvestasi. Saat ini, Polda Jawa Tengah telah mengamankan sejumlah perusuh saat aksi May Day di Hari Buruh Nasional. (Lds/Kf)

Exit mobile version