Hj. MuntamahHj. Muntamah

PATI – Kilasfakta.com, Banjir yang melanda Kabupaten Pati yang terjadi sejak hari Sabtu (3/12/22) sudah menunjukkan dampak lanjutan. Genangan air menyebabkan penyakit kulit hingga gangguan pernapasan . Warga Desa  Pasuruhan, Kecamatan Kayen, Umi Hanik mengatakan, gatal-gatal hingga pilek mulai jamak dialami masyarakat sejak kemarin. Ia menduga sejumlah penyakit tersebut disebabkan air yang menggenang,  tidak mengalir dan bercampur dengan berbagai kotoran.

”Sudah mulai pilek, masuk angin, gatal-gatal atau rangen (penyakit kulit),” katanya saat ditemui di lokasi banjir kemarin.

Kondisi pasca bencana banjir ini juga menjadi perhatian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tanggap menyalurkan bantuan logistik dan obat ke masyarakat. “Dalam hal ini dibutuhkan komunikasi juga koordinasi yang baik secara intens. Apalagi kalau sudah menyangkut kesehatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengharapkan agar warga bergerak aktif dalam membersihkan lingkungan, supaya terhindar dari berbagai penyakit pasca bencana banjir.

Sebagai informasi, banjir di Desa Pasuruhan terjadi  sejak Sabtu (31/1/2022). Akibat kejadian ini 369 rumah terendam air dan 765 rumah terdampak atau terisolasi.

Pewarta : Wk/Kf

Tinggalkan Balasan

Exit mobile version