PATI – Kilasfakt.com, – Yeti Kristianti, Anggota Komite B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyebut, dunia pertanian sangat membutuhkan kehadiran kaum milenial. Hal itu selaras dengan perkembangan teknologi yang sekarang semakin canggih, sehingga dapat dipadukan dengan kemampuan para generasi milenial sekarang ini.
Politisi Partai Gerindra ini menghimbau agar generasi milenial di Pati untuk tidak ragu terjun di dunia pertanian. “Saat ini zaman sudah semakin canggih dengan perkembangan teknologi yang dinamis. Sehingga, hal ini dapat dimanfaatkan oleh para generasi milenial kita untuk memenfaatkan kecanggihan teknologi yang ada guna memajukan sektor pertanian,” ujarnya.
Aktivis muda dari Kecamatan Juwana ini juga menjelaskan, bahwa pemerintah dalam hal ini dinas terkait juga sudah menyelenggarakan sekolah lapangan. Sekolah lapangan ini tidak sekedar memberikan materi pembelajaran di luar. Namun sistem implementasi Jajar Legowo untuk meningkatkan hasil panen juga diajarkan di sana.
“Mulai dari pengolahan lahan, pemilihan benih yang berkualitas, hingga edukasi, termasuk sistem aplikasi Jajar Legowo yang dapat meningkatkan populasi tanaman, diharapkan dapat meningkatkan angka panen petani. Ini menjadi peluang untuk berkreasi, karena pada akhirnya “yang muda” akan menjadi orang-orang yang sekarang akan menggantikan petani kita,” bebernya.
Lebih lanjut, Yeti berharap, kehadiran kaum muda di sektor pertanian akan dapat mengantisipasi terjadinya krisis generasi. Saat sekarang, lanjut dia, para petani rata-rata sudah berusia tua, sehingga butuh regenerasi, agar dunia pertanian dapat terus berkembang demi menjaga stabilitas persediaan pangan secara nasional. (Adv)

