Categories: advertorialekonomi

Bupati Pati Lepas Transporter Pengangkut Bantuan Beras Kemensos untuk Warga

PATI – Kilasfakta.com, Transporter pengangkut beras bantuan Kemensos RI untuk warga kurang mampu terdampak PPKM di lepas Bupati Pati, H. Haryanto, SH, MM, M.Si. Dalam kegiatan tersebut, bupati didampingi Wakil Bupati Pati Saiful Arifin serta Waka Polres Pati dan Kepala Perum Bulog Sub Divre II Pati Yonas Haryadi Kurniawan, di Halaman Gudang Perum Bulog Sukokulon, Rabu (28/07).

Pendistribusian 960,128 ton beras kepada masyarakat kurang mampu terdampak kebijakanan PPKM pandemi Covid-19 ini tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Pati.

Haryanto menjelaskan jika bantuan beras dari Kemensos RI ini, sesuai mekanisme akan didistribusikan kepada 96.128 keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH), yang harus selesai dibagikan paling lambat 5 Agustus 2021 mendatang.

“Saya minta tolong pak Camat, Pak kades segera didistribusikan, karena hari ini sampai dengan Agustus paling lambat tanggal 5 sudah harus terdistribusikan semua. Dan jangan kita itu merubah data yang sudah ada, agar tidak terjadi keributan di lapangan,” tegas Haryanto

Untuk itu, Haryanto berharap agar kades dan camat turut mengawasi pendistribusian bantuan tersebut, sehingga tidak terjadi tumpang tindih bantuan serta dapat segera disalurkan kepada warga.

“Harapan saya, selama ini kan masyarakat yang terdampak tidak hanya KPM BST dan PKH yang sudah terbiasa menerima bantuan sebelum ada pandemi. Tetapi juga yang di luar itu juga mendapat perhatian. Seperti PKL, angkringan, asongan, pelaku seni dan lainnya. Sehingga paling tidak bisa seimbang lah dan tidak menjadikan kesenjangan, sekalipun pemerintah ini sudah memperhatikan sedemikian rupa, ada yang lewat Pak Kapolres maupun Pak Dandim, maupun ada yang melalui program saya dengan pak Wakil, mengadakan bantuan sembako.” pungkasnya.

Namun Haryanto mengatakan jika saat ini Pemerintah Daerah akan melakukan langkah-langkah untuk menyisir bagi warga yang tidak tercover, sehingga tidak terjadi tumpang tindih bantuan bagi warga yang terdampak PPKM. Karena ini merupakan kebijakan pemerintah dalam melindungi rakyat di bidang kesehatan. (po5/PO/MK)

media kilasfakta

Recent Posts

Kecamatan Ampel Gelar Grebeg Vaksin Menyasar pada 3000 Warga

BOYOLALI-Kilasfakta.com. Sehat adalah kata yang diinginkan dan didambakan oleh setiap insan, adapun kesehatan adalah dambaan…

16/09/2021

PEMBERITAHUAN & STOP PRESS…..!!!!

PEMBERITAHUAN...... Sejak bulan September 2021, CHUSNUR ROVIEK SEPTIAWAN bukan lagi anggota Wartawan dari FAKTA MEDIA…

15/09/2021

SMP Negeri 3 Pati Gelar PTM Diikuti 50 Persen Siswa

PATI-Kilasfakta.com, SMP Negeri 3 Pati, hari ini, Senin (14/9/2021) menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan…

14/09/2021

Warga Desa Sriwulan Berharap Tanggul Rob Segera Dikerjakan

DEMAK - Kilasfakta.com - Masyarakat Sriwulan sayung dan sekitarnya ( 15 ribu orang ) tiap…

13/09/2021

Ikut Simulasi, Kepala SD Negeri Pati Kidul 01 Mengaku Sudah Siap PTM

PATI - Kilasfakta.com, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai digelar dengan diawali simulai di sejumlah sekolah…

13/09/2021

DMI Kota Semarang-Pemkot Semarang Galakkan Penanaman Pohon Pisang Cavendis di Pekarangan Masjid se Kota Semarang

SEMARANG - Kilasfakta.com - Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang bersama Pemerintah…

13/09/2021