PATI-Kilasfakta.com, Kades Desa Tlogorejo Kecamatan Winong mendapat ancaman dan teror dari orang yang mengaku oknum LSM GJL. Semula oknum yang berinisial (H) mengirim pesan watshap kepada Kades Tlogorejo yang isinya ingin bertemu, akan tetapi kades Tlogorejo tidak langsung membalas karena sedang dijalan hendak ke kantor Dispermades. Ia membalas pesan singkat tersebut setelah sampai di kantor Dispermades Pati.

Tidak tahu maksudnya apa, oknum tersebut video call sama kades dengan wajah senyum-senyum dan cengingis-cengingis sendiri. Kurang puas atau bagaima dengan dengan video call tersebut lalu oknum (H) kirim ke kades yang isinya video tentang pembangunan proyek di Desa Tlogorejo. Karena Kades masih kordinasi di kantor Dispermades, lalu kades menelpon staf perangkatnya kalau nanti ada orang atau oknum LSM yang mau meninjau atau meriksa pembangunan tersebut.

Entah apa maksudnya, oknum tersebut lalu menelepon Kades Tlogorejo lagi dengan nada yang terkesan tak senonoh, keji, jorok, dan tidak pantas kalau di utarakan sebagai oknum pejabat yang mengaku LSM GJL tersebut. Kejadian ini bermula sejak (26/08).

Karena merasa diteror, diancam , dan lecehkan Kades Tlogorejo, tanggal (27/08) Kades Tlogorejo yang di dampingi ketua pasopati melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pati.

Sampai saat ini, Paguyuban solidaritas kepala desa dan perangkat desa Kabupaten Pati (Pasopati) gelar jumpa pers di hadapan para wartawan masih menunggu tindak lanjut dari pihak penegak hukum wilayah Polres Pati. Rabu, (02/09).

Ketua Pasopati Dwi Toto HP, di hadapan wartawan saat jumpa pers menyayangkan, karena laporan di Polres Pati sudah tujuh hari sampai saat ini belum ada kabar tidak lanjut. “Kami tetap menghormati penegak hukum, kita tetap menunggu tindak lanjut dari penegak hukum kepolisian Polres Pati,” tegasnya.

Lasman, Kepala Desa Tlogorejo Kecamatan Winong, mengaku kalau dirinya sampai saat ini tidak tenang karena ungkapan teror ancaman tersebut. Istri, anak beserta keluarga menghawatirkan tentang keselamatanya, Bahkan warga Desa Tlogorejo juga takut karena kadesnya terancam keselamatannya. “Bagaimana tidak, saya diancam mau digorok, mau dibunuh, mau dipistol,” beber Lasman.

Hari ini jumpa pers, Pasopati akan tetap kawal terus kasus ini sampai tuntas ke jalur hukum. Ketua Pasopati Pati berharap semoga pihak berwajib cepat merespon laporan mereka. Karena harkat dan martabat citra kades sudah di ancam, diteror, dan dilecehkan oleh segelintir Oknum yang mengaku Anggota LSM GJL.

(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *