PATI – Kilasfakta.com, DPRD Kabupaten Pati menilai layanan transportasi pelajar di daerahnya masih perlu diperkuat. Pasalnya, hingga saat ini Dinas Perhubungan Kabupaten Pati baru memiliki satu unit bus sekolah yang digunakan khusus untuk melayani peserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB).
Kondisi tersebut menjadi perhatian Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto. Ia menilai jumlah armada yang tersedia belum mampu menjawab kebutuhan transportasi pelajar secara luas, terlebih dengan semakin padatnya kondisi lalu lintas di wilayah perkotaan maupun jalur penghubung antar kecamatan.
Menurut Joni, pemerintah daerah perlu mencari berbagai alternatif guna menambah armada tanpa membebani anggaran daerah secara berlebihan. Salah satu opsi yang diusulkan adalah mengajukan permohonan hibah kendaraan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“DKI punya banyak armada yang sudah tidak digunakan. Kami berharap Dishub bisa mengirim surat resmi untuk meminta hibah kendaraan tersebut,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa tambahan armada akan memberikan manfaat besar bagi para pelajar. Selain mempermudah akses menuju sekolah, layanan transportasi khusus juga dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak-anak usia sekolah.
DPRD Kabupaten Pati memandang program angkutan sekolah sebagai investasi jangka panjang dalam sektor pendidikan. Dengan fasilitas transportasi yang memadai, siswa dapat lebih fokus belajar tanpa harus menghadapi kesulitan perjalanan setiap hari.
Di sisi lain, Dishub Kabupaten Pati mengaku tengah menyiapkan konsep pengembangan layanan transportasi pelajar dengan memanfaatkan kendaraan yang sudah ada di daerah. Skema tersebut juga bertujuan memberdayakan pengemudi angkutan umum lokal agar tetap memperoleh manfaat ekonomi dari program yang dijalankan.
Pemerintah daerah saat ini masih melakukan pembahasan teknis serta perhitungan kebutuhan anggaran sebelum program dijalankan secara penuh. Sejumlah sekolah di wilayah perkotaan disebut menjadi sasaran awal pelaksanaan layanan tersebut.
Jika terealisasi, program transportasi sekolah diharapkan mampu menjadi solusi bagi mobilitas pelajar sekaligus mendukung upaya menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan tertib di Kabupaten Pati. (Adv)

