JEPARA – Kilasfakta.com, Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengajak generasi muda selain belajar akademis, juga meningkatkan spiritualitas. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan, karena untuk membekali anak muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman saat ini.

Karenanya, lanjut bupati, Duta Generasi Berencana (GenRe) memiliki posisi penting dalam upaya tersebut.

“Mereka adalah figur sebaya yang dapat membawa pesan-pesan positif, dengan bahasa dan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan remaja,” ungkap bupati.

Dia berharap, grand final Duta GenRe Jepara 2026 tidak berhenti pada penobatan pemenang. Para duta terpilih nantinya mampu menjadi role model dan penggerak bagi remaja lainnya, sekaligus berkontribusi nyata dalam membangun generasi muda Jepara yang berkualitas, berkarakter, dan spiritualitas yang tinggi, serta memiliki perencanaan masa depan.

“Saya juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat jejaring, dalam mendampingi generasi muda. Karena kita ingin anak-anak muda Jepara memiliki cita-cita tinggi, tetapi juga memiliki arah pencapaian yang jelas, terbuka terhadap perkembangan zaman, namun tetap memiliki nilai dan pegangan. Itulah semangat Generasi Berencana,” tutur bupati.

Disampaikan, berdasarkan data dari laman Pengadilan Agama Jepara, per Selasa (25/8/2026), tercatat 206 pengajuan dispensasi nikah bagi remaja di bawah usia 19 tahun. Dari 2026 pengajuan, 194 dispensasi sudah selesai diputuskan dan sisanya masih dalam proses.

Pada saat yang sama, imbuhnya, sudah masuk 1.595 perkara perceraian yang diajukan, terdiri atas 301 pengajuan cerai talak dan 1.294 cerai gugat. Dari jumlah pengajuan tersebut, 1.405 perkara sudah sah diputuskan.

“Angka-angka tersebut, tentu memiliki latar belakang dan persoalan beragam. Namun, angka tersebut tetap menjadi pengingat bagi kita, bahwa membangun kesiapan sebuah keluarga bukan perkara sederhana,” jelasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2K) Kabupaten Jepara, Mudrikatun menyampaikan, remaja merupakan aset sekaligus pilar utama penentu masa depan bangsa. Para remaja diharapkan tidak hanya berfokus pada sisi akademis, tetapi persiapan merencanakan masa depan dan membangun keluarga yang kokoh di kemudian hari.

Mudrikatun menyebut, apresiasi Duta GenRe 2026 diikuti sebanyak 86 peserta, terdiri dari 35 putra dan 51 putri, dan yang lolos ke grand final sebanyak 15 putra dan 15 putri.

“Kami berharap, para Duta GenRe Jepara berperan aktif memanfaatkan media sosial, menyuarakan penolakan pernikahan usia dini di desa-desa,” ucap Mudrikatun.

Berikut adalah nama-nama pemenang Duta GenRe Kabupaten Jepara 2026;

Kategori putra
Juara I: Akbar Islami Bumi Miftah
Juara II: Ridho Wicaksono
Juara III: Maftuh Gusti Rezza P
Juara Harapan I: Mukhammad Yusron
Juara Harapan II: Handrisa Nur Rizki Akbar
Juara Berbakat: M Briliantsyach YA
Juara Influencer: Raflei Ramadhan Putra
Juara Favorit: Akbar Islami Bumi Miftah

Kategori putri
Juara I: Christy Gloria
Juara II: Lailina Tesla
Juara III: Nayla Ayu Firnanda
Juara Harapan I: Wahyu Vlamdonita Arimbie
Juara Harapan II: Habibah Salma Syakila
Juara Berbakat: Khoirutul Amalia
Juara Influencer: Beatrix Calista Entas
Juara Favorit: Rani Fatimatun Nisa

 

(Hms.Jtg)