Oleh: Hadi Pramono, S.Pd.

(Kepala SDN Pucakwangi 03, Kec. Pucakwangi, Kab. Pati)

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015 tentang Guru dan Dosen, pada  pasal  10  ayat  (1),  guru  wajib  memiliki  empat  kompentensi  antara lain kompetensi  pedagogik,  kompetensi  kepribadian,  kompetensi  sosial,  dan kompetensi profesional. Kompetensi profesional merupakan kompetensi yang berkaitan dengan kecakapan guru dalam  merencanakan,  melaksanakan,  dan  mengevaluasi  pembelajaran. Keberhasilan  proses  pembelajaran  dan  evaluasi  sangat dipengaruhi  oleh  kualitas  dari perencaan pembelajaran yang telah dipersiapkan oleh guru. RPP tersebut  merupakan  pedoman  atau  acuan  dalam  melaksanakan  pembelajaran. Kualitas proses dan  hasil pembelajaran  sangat  bergantung pada  kualitas RPP yang disusun. Dengan demikian maka,  guru harus  memiliki kemampuan  menyusun RPP  secara baik.

Para guru di SD Negeri Pucakwangi 03 belum memiliki kemampuan Menyusun RPP sesuai format ideal yang diharapkan. Merencanakan  proses  pembelajaran meliputi  kegiatan  mengkaji kurikulum,  menyusun  silabus,  strategi  pembelajaran,  sumber  belajar  dan  satuan kegiatan pembelajaran sebenarnya merupakan hal terpenting. Sebagian besar guru masih belum mampu merumuskan atau Menyusun perangkat penilaian yang sesuai. Penilaian yang memenuhi syarat adalah penilaian yang dapat mengukur kompetensi yang diharapkan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Penulis sebagai Kepala Sekolah mempunyai tanggungjawab untuk memperbaiki kondisi tersebut. Kirkpatrick (Sa’bani, 2017) mendefinisikan bahwa pelatihan merupakan upaya untuk  meningkatkan  pengetahuan,  mengubah  perilaku  dan  mengembangkan keterampilan.  Kepala sekolah merancang sebuah pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam Menyusun RPP. Metode In House Training merupakan salah satu metode pelatihan untuk pengembangan SDM atau pelatihan karyawan yang pelaksanaannya berdasarkan permintaan oleh instansi klien, sehingga semua pesertanya berasal dari satu instansi yang sama. (pelatihan-sdm.net). Pelatihan ini dilaksanakan untuk melatih guru dalam meningkatkan kemampuan dalam Menyusun RPP.

Metode In House Training merupakan alternatif solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Pelaksanaan  In House Training memiliki beberapa tahapan antara lain perencanaan, pelaksanaan, Evaluasi dan Refleksi. Pada tahap perencanaan Kepala Sekolah Bersama guru membuat perencanaan dengan menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan persiapan pelatihan. Pelatihan dilaksanakan bertempat di ruang kelas SDN Pucakwangi 03 sesuai dengan langkah In House Training. Pada tahap evaluasi Kepala Sekolah mengecek atau menguji kemampuan para guru dalam menyusun RPP. Pada tahap refleksi Kepala Sekolah melakukan review dengan menganalisis kelebihan dan kekurangan dalam proses pelatihan.

Pada akhir proses pelatihan pembuatan RPP melalui In House training terbukti efektif untuk meningkatakan kemampuan guru dalam Menyusun RPP. Sebagian guru telah mampu menyusun RPP dengan baik. Rumusan RPP yang disusun oleh guru telah memenuhi kriteria RPP yang baik. Kemampuan Menyusun evaluasi juga meningkat. Guru telah mampu menyusun perangkat evaluasi sesuai dengan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang dipersyaratkan oleh kurukulum.

EDISI: 197 / TH – XIII 1 – 15 April 2022 Hal. 5b

ISSN: 2548 – 2963

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *