PATI – Kilasfakta.com, Rencana pengoperasian bus Trans Jateng rute Jepara-Kudus-Pati (Jekuti) di wilayah Pati kini memasuki tahap persiapan lebih intensif. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati tidak bekerja sendiri, melainkan menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lain, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Kepala Dishub Kabupaten Pati, Tony Romas Indriarsa, mengatakan keterlibatan lintas OPD ini diperlukan karena persiapan Trans Jateng tidak hanya menyangkut aspek teknis transportasi, tetapi juga mencakup penghitungan anggaran, penyediaan prasarana pendukung, lahan parkir bus, hingga kesiapan jalan dan pengaturan rute.
“Kami baru koordinasi dan konsultasi dengan Bu Sekda serta Pak Bupati berkaitan dengan kesiapan kita. Karena ini membutuhkan anggaran untuk menyiapkan halte, lahan parkir bus Trans Jateng di Pati, hingga pengaturan rute,” ujar Tony, Selasa (8/9/2026).
Salah satu kebutuhan mendesak yang tengah disiapkan adalah halte. Dishub Pati saat ini mematangkan sekitar 11 titik halte yang akan menjadi lokasi pemberhentian resmi bus Trans Jateng di wilayah Pati.
“Trans Jateng ini sistemnya harus halte ke halte, tidak bisa berhenti di sembarang tempat. Sementara ini kami menyiapkan sekitar 11 titik halte khusus di wilayah Pati. Jika sudah disetujui Pak Bupati, akan langsung kami siapkan,” bebernya.
Sementara itu, jumlah armada yang bakal melayani rute Jekuti masih menunggu keputusan resmi dari pengelola Trans Jateng di tingkat Provinsi Jawa Tengah, sebelum layanan ini resmi beroperasi di wilayah Pati. (RED

