Pertunjukan Tari Kolosal 1.000 pelajar tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Pati yang digelar pada Minggu (23/8/2026) dan berlangsung di Alun-Alun Simpang Lima PatiPertunjukan Tari Kolosal 1.000 pelajar tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Pati yang digelar pada Minggu (23/8/2026) dan berlangsung di Alun-Alun Simpang Lima Pati

PATI – Kilasfakta.com, Upaya menjaga kesenian daerah di Kabupaten Pati mendapat dukungan dari DPRD setempat melalui pelibatan generasi muda dalam kegiatan kebudayaan. Salah satunya ditunjukkan lewat pertunjukan Tari Kolosal yang melibatkan 1.000 pelajar tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Pati.

Pertunjukan tersebut digelar pada Minggu (23/8/2026) dan berlangsung di Alun-Alun Simpang Lima Pati. Ribuan masyarakat turut menyaksikan penampilan para pelajar dalam kegiatan tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menilai keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kesenian dan budaya daerah. Menurutnya, generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal sekaligus terlibat langsung dalam kegiatan seni tradisional.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak kita bisa semakin mengenal dan mencintai kesenian tradisional. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang,” tuturnya.

Ali mengatakan keberadaan generasi muda menjadi salah satu faktor penting agar warisan budaya tidak berhenti pada satu generasi. Dengan mengenalkan kesenian daerah sejak usia sekolah, kecintaan terhadap budaya lokal diharapkan dapat tumbuh secara lebih kuat.

Ia juga berharap pertunjukan Tari Kolosal tidak hanya dipandang sebagai hiburan. Kegiatan semacam itu dapat menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar sekaligus sarana memperkenalkan identitas budaya daerah kepada masyarakat.

Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan agenda kebudayaan dengan melibatkan masyarakat. Pemerintah berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari agenda tahunan.

“Kita akan adakan kalender rutin tahunan. Kelompok masyarakat, budayawan, kesenian, dan sekolah-sekolah ini terus berkreativitas untuk memberikan warna kesenian di Kabupaten Pati,” ucapnya. (ADV)