REMBANG – Kilasfakta.com 17 Maret 2026 malam festival thong thongklek di selenggarakan, ribuan masyarakat memadati di sepanjang lintasan menikmati kemeriyahan tradisi thong thongklek di akhir bulan ramadlan.

Harno Bupati Rembang mengungkapkan bayak terimah kasih atas antusiasme pesarta maupun masyarakat yang tinggi, Meski cuaca kurang mendukung. Bupati menyebut hujan sempat mereda sehingga kegiatan bisa berlanjut dengan lancar sampai selesai.

Meski hujan, antusias pesarta maupun masyarakat semangat sekali, Alhamdulillah sekitar jam 08.30 hujan reda jadi kegiatan tetep berjalan sampai selesai , tuturnya

Bupati menegaskan thong thongklek merupakan bagian dari tradisi budaya yang harus di lestarikan di Kabupaten Rembang, dan ia memastikan kegiatan tersebut akan di gelar di setiap tahun selama pelaksanaanya berjalan aman. Dan festival thong thongklek ini merupakan salah satu visi dan misi saya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Dinbudpar ) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo berharap hujan yang turun Insallah membawa berkah bagi kita semua, dan mengucapkan banyak terimah kasih kepada seluruh masyarakat dan peserta, juga yang berpartisipasi sehingga festival thong thongklek berjalan lancar,

” Udan tanpo mendung keblacut dandan kudu manggung ” ujarnya

Adapun tujuan thong thongklek ini melestarikan seni, budaya, tradisi Kabupaten Rembang, yang sekaligus memberi kesempatan bagi para pelaku seni, selain itu juga menjadi sarana panggung hiburan bagi masyarakat Rembang di penghujung bulan Ramadlan.

Adapun festival thong thongklek ini mengusung tema ” TRADISIONAL ERA 70 dan 90 ”

Yang di ikuti 25 klompok thong thongklek dari se Kabupaten Rembang dengan merebutkan hadiyah juara 1. 4 juta ,di menangkan ” GUWE GENERATION ” Gegunung wetan. Juara 2. 3,5 juta di menangkan ” LASKAR KLOJAWU ” dari Banggi Pethak , adapun juara 3. 3 juta di menangkan ” PURBOYO ” Kwangsan. ( Mujahidin )